Selasa, 04 Mei 2010

Karena Manusia...

Mengapa hutan menjadi gundul? Karena manusia…
Mengapa sungai menjadi kotor dan tercemar? Karena manusia…
Mengapa biota laut menjadi terancam? Karena manusia…
Mengapa bumi menjadi panas? Karena manusia…
Mengapa musim hujan menjadi suatu keresahan? Karena manusia…
Mengapa sekarang begitu banyak bencana? Karena manusia…
Mengapa sampah menjadi bergunung-gunung? Karena manusia…

Bumi merupakan anugerah Tuhan yang diberikan untuk hunian seluruh umat. Di dalamnya terdapat semua hal yang kita butuhkan untuk menjalani kehidupan. Salah satunya fasilitas vital kita di bumi yaitu alam. Dan kita, sebagai manusia mempunyai amanat yang bukan main seriusnya. Ya… sebagai khalifah di muka bumi. Apakah kita sanggup untuk hal itu?
Sekarang lihatlah hunian kita. Semua yang terjadi mengisyaratkan jika kita sudah lupa akan amanat yang sudah dititipkan-Nya. Kita memakai semua fasilitas yang ada di bumi tanpa memikirkan efek kedepannya, mengeksploitasi alam, dan bahkan sesuatu yang tidak wajar kita lakukan sebagai makhluk yang berakal yaitu mengotori hunian kita sendiri. Termasuk saya.
Alam, sebagai fasilitas vital yang ada di bumi pun sekarang tidak bisa lagi sabar menghadapi semua tindakan kita. Sebenarnya alam hanya ingin kita sadar atas apa yang telah kita lakukan. Tetapi sudah berulangkali alam mengingatkan kita, berulang kali juga kita menghiraukan peringatannya. Mungkin alam akan terus seperti ini jika kita hanya bicara tentang semua yang terjadi tanpa melakukan perubahan ke arah positif.
Perlunya kesadaran diri tiap-tiap individu untuk melakukan inovasi, untuk menjaga bumi, untuk mengemban amanat Sang Pencipta merupakan hal yang paling utama dalam memperbaiki semua kesalahan yang kita lakukan terhadap alam dan bumi.
Dan ingat, 
Karena manusia… bumi bisa menjadi hijau
Karena manusia… hutan bisa menjadi lebat
Karena manusia… sampah bisa bermanfaat
Karena manusia… semuanya bisa berubah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar