Ramadhan kali ini terasa berwarna. Mungkin karena banyak hal baru yang saya jalani juga banyak hal yang bisa menambah pendewasaan diri
Kesabaran saya di uji pada bulan ini. Mungkin karena saya selalu memikirkannya, jadi saya merasa berat sekali untuk sabar. Pernah saya bicara kepada Tuhan. Sambil menangis, saya mengeluh kepada Tuhan atas apa yang saya hadapi. Setelah emosi saya habis, baru terpikir jika apa yang saya lakukan tadi sangatlah bodoh. Menangisi takdir sendiri padahal saya tau Tuhan tidak suka kepada mereka yang mengeluh apalagi menyesali takdir.
Bahkan hal yang sifatnya pribadi yang mengenai "mantan" kembali datang menyapa saya. Dia datang dengan sejuta sapa, keakraban dan membawa masa lalu kami. Dia juga datang dengan masa depannya yang telah dia jalani dengan sukacita. Hati masih ingin bersama tapi saya percaya hukum karma apalagi saya cewe. Bisa merasakan sendiri lah gimana rasanya ketika cewe lain merebut miliknya. Ya.. namanya juga masa lalu, hanya bisa mnjadi sejarah.
Jadi, memang benar ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Tak terhitung nikmat-Nya. Bahkan ketika kita menahan lapar saja, itu merupakan kenikmatan tersendiri, bukan sebuah beban.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar