Sabtu, 04 Desember 2010

Pikiran Rancu

Rasa suka kepada lawan jenis itu manusiawi. Bahkan katanya kita perlu bersyukur sudah dianugerahkan rasa itu. Kalau saya, sudah tidak usah ditanya apakah saya pernah suka kepada seseorang. Banyak laki-laki yang membuat mata saya susah berkedip. Ketika mengalaminya, saya jadi suka menghayal. Ditambah karena saya suka lagu-lagu Yovie and Nuno, sepertinya mendukung sekali untuk meneruskan khayalan itu.

Sempet ngiri juga kepada mereka yang mempunyai pacar. Sebagai perempuan, wajarlah jika saya kadang merasa seperti itu karena kan perempuan identik dengan kebutuhannya untuk diperhatikan laki-laki. Sebenarnya jika saya bulat untuk pacaran, masalah siapa laki-lakinya itu urusan gampang. Tapi ya karena saya penuh pertimbangan, jadi semuanya tidak jadi.

Tidak mau pacaran bukanlah tuntutan kerudung atau jabatan tapi lebih karena ke-ilfeel-an saya pada hubungan pacaran itu sendiri. Terlalu berlebihan jika setiap saat saya harus disuguhkan pertanyaan yang tidak bermutu. Lagi apa? Udah makan? apalagi jika pertanyaan itu memakai iming-iming seperti “sayang”. Dan kadang dalam pacaran, kemungkinan untuk mengeluh satu sama lain besar. Saya tidak suka orang yang selalu mengeluh walaupun itu berupa smiley grafik.

Khawatir jika nantinya susah untuk bertemu jodoh bukanlah pertanyaan prioritas saya dalam menjalani hari esok. Untuk sekarang, saya biarkan laki-laki yang saya sukai berada meracuni otak saya tapi tidak untuk meracuni hati saya dan juga tidak untuk membuat kewajiban saya (pelajar) menjadi terbengkalai.

Itulah pandangan saya. Beda orang, beda persepsi.
Read More..

Kamis, 16 September 2010

Inspiration for My Life

Semua orang tau kalau sosok ibu amatlah mulia. Saking mulianya, ada istilah surga di telapak kaki ibu. Awalnya saya aneh adakah surga di kaki mamah saya? Tapi mungkin istilah itu mencerminkan kalau kita ingin masuk surga, harus taat kepada ibu.

Alhamdulillah, sampai saat ini saya masih bisa merasakan sosok seorang ibu (yang biasa saya panggil mamah). Banyak kebanggaan saya tercurah pada mamah. Secara formal, mamah seorang kepsek+guru TK tapi kalau di rumah, profesi mamah bertambah jadi koki, guru segala ilmu, konsultan, komplit walaupun tanpa gaji. Jika saya membayangkan apakah saya sanggup jadi seorang ibu atau jangan jauh dulu, menggantikan kewajiban mamah terhadap kami anak-anaknya, saya tidak akan sanggup. Tapi bagaimanapun juga saya harus belajar hal ini karena kelak saya akan hidup mandiri.

Tidak perlu disebutkan detail jasa mamah kepada saya. Sampai sekarang saya bisa seperti ini, tidak lepas dari sosok mamah yang mengajarkan banyak hal. Pernah saya marah pada mamah tapi mamah selalu punya cara untuk membuat saya kembali senyum dengan rayuan guru TK yang mamah kuasai. Ya, hal yang menurut saya susah untuk dimaafkan tapi mamah bisa memutarbalikan itu.

Kadang, saya membandingkan mamah saya dengan orang lain. Saya iri dengan ibu-ibu lain yang begitu hi-tech, gaul, dan terutama mereka bisa membuat kue. Semua itu tidak ada pada sosok mamah saya. Malah mamah orangnya bawel dan sangar, maksudnya kalau beliau marah, marahnya bisa menjalar ke semua orang. Bahkan ketika beliau ngomong saja suaranya menggelegar, haha…

Tapi, justru yang seperti itulah yang membuat saya tambah sayang kepada mamah. Lama kelamaan, saya sadari jika semua kekurangan mamah merupakan hal yang manusiawi, wajar serta dapat menjadi keunikan tersendiri dari sosok mamah. Bahkan bisa jadi itulah kelebihan mamah dibanding dengan mamah-mamah lainnya yang ada di dunia. Mungkin keluhan tadi hanya berlaku sesaat dan di bibir saja.

Satu hal yang dapat saya pahami dari mamah bahwa di dunia ini tidak ada yang kurang. Boleh saja kita melihat itu sebagai kekurangan tapi dari segi pandang lain kita bisa menggangap itu sebaga kelebihan. Seperti Gery Chocolatos, kita boleh merasa kurang akan porsinya tapi ketika kita santap, kita akan merasakan kelebihan dari coklatnya yang penuh tidak ada bolongnya. Tuhan sudah memberikan semua ini untuk makhluk-Nya. Tidak pantaslah jika kita sombong akan kelebihan dan mengeluh atas kekurangan.

Jadi, dalam keadaan apapun sepatutnyalah kita harus bersyukur akan kehadiran ibu dalam hidup kita dan jangan pernah menganggap kita tidak beruntung mempunyai ibu yang kita miliki sekarang.

Terakhir untuk mamah, terima kasih karena selama ini telah mengisi kehidupan dunia saya dan telah menjadi inspirasi bagi saya.

Read More..

Kamis, 02 September 2010

Ramadhanku

Ramadhan kali ini terasa berwarna. Mungkin karena banyak hal baru yang saya jalani juga banyak hal yang bisa menambah pendewasaan diri
Kesabaran saya di uji pada bulan ini. Mungkin karena saya selalu memikirkannya, jadi saya merasa berat sekali untuk sabar. Pernah saya bicara kepada Tuhan. Sambil menangis, saya mengeluh kepada Tuhan atas apa yang saya hadapi. Setelah emosi saya habis, baru terpikir jika apa yang saya lakukan tadi sangatlah bodoh. Menangisi takdir sendiri padahal saya tau Tuhan tidak suka kepada mereka yang mengeluh apalagi menyesali takdir.
Bahkan hal yang sifatnya pribadi yang mengenai "mantan" kembali datang menyapa saya. Dia datang dengan sejuta sapa, keakraban dan membawa masa lalu kami. Dia juga datang dengan masa depannya yang telah dia jalani dengan sukacita. Hati masih ingin bersama tapi saya percaya hukum karma apalagi saya cewe. Bisa merasakan sendiri lah gimana rasanya ketika cewe lain merebut miliknya. Ya.. namanya juga masa lalu, hanya bisa mnjadi sejarah.
Jadi, memang benar ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Tak terhitung nikmat-Nya. Bahkan ketika kita menahan lapar saja, itu merupakan kenikmatan tersendiri, bukan sebuah beban.
Read More..

Kamis, 19 Agustus 2010

Renungan "Masa Depan"

Sahabat!
Taukah kalian akan makna kematian?
Ya, kematian merupakan hal yang biasa kita jumpai tetapi kematianjuga masih merupakan momok bagi kita jika seandainya kematian itu terjadi pada diri kita. Sadarlah, kematian akan datang pada kita karena perlahan setiap detik, menit, jam, hari yang kita punya di dunia berkurang. Dunia tidak dapat menampung kita selamanya karena duniapun tidak akan abadi.

Lalu setelah mati?
Kematian bukan sebuah akhir perjalanan. Memang, sebuah akhir perjalanan di dunia tetapi juga sebuah awal perjalanan menuju "masa depan" yang kekal. Perjalanan yang sangat berat yang harus kita tempuh sendiri tanpa ditemani keluarga, teman-teman. Mempertanggungjawabkan dan menerima konsekwensi atas semua yang telah dilakukan di dunia.

Sekilas, tulisan di atas mungkin sama saja dengan yang lainnya. Tapi, lihatlah "masa depan" itu. Sekarang kita bisa menghabiskan waktu sesuka kita. Tapi,ketika semua kegiatan kita hanyalah hura-hura, semuanya tidaklah berarti jika kita merenungi akan masa depan kita. Tidak akan berdampak pada masa depan.

Sahabat, bukan maksud saya untuk membuat kalian takut, menyalahkan takdir atau bahkan Tuhan atas hal yang akan menimpa kita tapi saya hanya ingin kita semua sadar akan hal ini. Menyesali keadaaan malah akan memperburuk kita. Saya tidak akan menyuruh kalian untuk segera bertobat karena tujuan saya menulis seperti ini tidaklah untuk itu. Kalian sendirilah yang tau pilihan mana yang akan kalian pilih nantinya. Jalanai saja apa yang ada dan ingat selalu akan "masa depan" itu.
Read More..

Sabtu, 19 Juni 2010

Kebersamaan di SMA

Dunia SMA emang asik. Kurang lebih 1 tahun saya di SMA dan hanya dalam waktu yg singkat tsb saya sudah dapat merasakan asiknya menjadi anak SMA. Bahkan saya optimis, ke-asik-an yang SMA tawarkan masih akan berlanjut sampai akhirnya saya lulus nanti.

Dari segi pemikiran, anak SMA sudah dapat dikatakan dewasa -berbeda dengan anak SMP. Anak SMP lebih pada mereka yang sedang mengalami masa transisi dari kanak-kanak menjadi remaja, jadi efeknya juga mereka masih manja dan ya... sok dewasa (termasuk saya waktu itu). Itulah mungkin yang membuat saya nyaman dengan menjadi anak sekaligus bagian dari SMA.

Mungkin point yang membuat saya nyaman adalah kebersamaan yang tercipta. Yang saya rasakan di SMA, jika kita tidak membuka diri untuk bergabung dalam kebersamaan itu, jangan harap ke-asik-an dapat kita rasakan. Sempat pada awal saya masuk SMA -mungkin dari pembawaan saya yang agak susah untuk beradaptasi- saya menjadi susah untuk melakukan sesuatu.

Kebersamaannya macem*, dari mulai dalam urusan hura-hura di sekolah, sampe pada saat ulangan, kebersamaan itu masih aja ada bahkan bisa lebih kuat. Terasa sekali ketika saya tidak bekerjasama dengan teman* saya, nilai saya menjadi "berbeda" dg mereka. Yah...mau digimanain lagi, yang saya ingin pada saat suasana genting tsb adalah "aman" jd yah..... :D

Sekian curhatan saya. Mohon maaf apabila ada pihak yg merasa gk enak (emang dimakan) membaca tulisan saya. Ini tulisan anggaplah hanya sebuah komentar belaka. Nantikan tulisan saya berikutnya di season 2 (sinetron kaleee...)
Read More..

Minggu, 09 Mei 2010

Kegagalan... Jendela Kesuksesan

Pada kebanyakan orang, makna kegagalan begitu buruk bahkan bisa menjadi momok penghancur harapan. Kita harus yakin, setiap situasi apapun pasti ada faktor keberuntungan. Termasuk ketika kita sedang mengalami kegagalan.

Yang menjadi alasan mengapa orang tidak menikmati kegagalan adalah tertundanya waktu mereka untuk mencapai apa yang diinginkan/dicita-citakan. Sebagian orang mengisi kegagalan dengan keterpurukan, kesedihan atau yang lebih parah menyalahkan dirinya sendiri sebagai pemicu/penyebab adanya kegagalan tersebut. Tidaklah patut untuk ditiru.

Tetapi, ada sebagian orang mengisi kegagalannya sebagai ajang introspeksi diri, mencoba lebih baik lagi untuk kedepannya dengan pengalaman kegagalan yang pernah dirasai. Dan yang paling hebat, mereka bisa menjadikan situasi ini sebagai penyemangat dalam melanjutkan perjalanan menuju cita-cita, bukan sebagai pemutus asa. Itulah pola orang sukses.

Tidak ada orang sukses yang tidak mengalami kegagalan. Berarti kegagalan merupakan jendela kesuksesan. Disaat semua pintu tertutup, janganlah dulu untuk berdiam diri, menyerah dan terpuruk. Lihatlah, masih ada jendela yang bisa mengeluarkan kita dari sana.

Kesimpulannya, kegagalan bukanlah penghenti cita-cita, pemutus asa dan penghancur mimpi. Jika kita bersikap terbuka, bisa jadi kita malah bersyukur karena mengalami kegagalan. Ingat, tidak ada orang sukses yang tidak mengalami kegagalan dan ingatlah pula jika Allah SWT selalu bersama kita
Read More..

Selasa, 04 Mei 2010

Sampah Harus Musnah

Tiada hari tanpa bertemu dengan sampah…
Hal yang cukup meyakinkan dan aneh. Meyakinkan kepada kita kalau sampah memang selalu ada di sekitar kita dan aneh karena kita tidak pernah merasa tergangu dengan adanya sampah yang “berjodoh” dengan kita.
Banyaknya sampah merupakan masalah kita semua. Setiap hari, pasti tiap individu menyumbangkan sampah untuk bumi. Bayangkan jika hal ini dihitung secara matematika, berapa sampah yang ada di bumi dalam 1 hari jika 1 orang menyumbang 1 sampah? Perhitungan ini masih merupakan nilai minimal karena yang saya rasakan, tiap individu dapat menyumbang lebih dari 1 sampah. Semestinya kita sadar akan hal ini.
Mungkin masalah ini tidak dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat. Misalnya saja masalah kemasan makanan. Ketika kita mengambil makanannya, secara otomatis kemasan makanan tersebut tidak dibutuhkan lagi dan akhirnya kita buang sehingga menjadi sampah. Dari sinilah kita harus berpikir mencari pengganti kemasan makanan yang bukan hanya sekedar tempat makanan sementara dan berakhir menjadi sampah tetapi dapat menambah nilai guna kemasan tersebut.
Berbagai upaya bisa dilakukan untuk meminimalisir adanya sampah. Salah satunya kita bisa menggunakan wadah makanan yang bersifat permanen agar mengurangi penggunaan plastik yang ujung-ujungnya plastik itu akan menjadi sampah. Tidak hanya meminimalisir, tindakan yang bisa kita lakukan adalah mengatasi dengan benar sampah yang terlanjur banyak dengan cara daur ulang. Ini merupakan hal yang menguntungkan kita secara materi.
Seharusnya, para produsen jeli melihat peluang yang begitu menguntungkan dari daur ulang sampah. Hanya dengan modal sampah yang tidak begitu langka dan kreativitas, mereka bisa mendapatkan rupiah. Selain itu, secara tidak langsung mereka turut melestarikan lingkungan.
Mari kita berbagi tugas untuk masalah sampah ini. Bagi Anda yang terlalu sibuk dengan urusan Anda, saya sarankan untuk meminimalisir sampah. Tetapi, bagi Anda yang memiliki kreativitas dan ingin berbisnis, daur ulang sampah merupakan hal yang cocok. Semua pilihan tidak ada yang rugi untuk dipilih. Anda akan merasakan efek dari apa yang Anda pilih dan tentunya semua pilihan mengajak kita untuk menjaga bumi, alam, dan lingkungan sekitar kita.
Read More..

Karena Manusia...

Mengapa hutan menjadi gundul? Karena manusia…
Mengapa sungai menjadi kotor dan tercemar? Karena manusia…
Mengapa biota laut menjadi terancam? Karena manusia…
Mengapa bumi menjadi panas? Karena manusia…
Mengapa musim hujan menjadi suatu keresahan? Karena manusia…
Mengapa sekarang begitu banyak bencana? Karena manusia…
Mengapa sampah menjadi bergunung-gunung? Karena manusia…

Bumi merupakan anugerah Tuhan yang diberikan untuk hunian seluruh umat. Di dalamnya terdapat semua hal yang kita butuhkan untuk menjalani kehidupan. Salah satunya fasilitas vital kita di bumi yaitu alam. Dan kita, sebagai manusia mempunyai amanat yang bukan main seriusnya. Ya… sebagai khalifah di muka bumi. Apakah kita sanggup untuk hal itu?
Sekarang lihatlah hunian kita. Semua yang terjadi mengisyaratkan jika kita sudah lupa akan amanat yang sudah dititipkan-Nya. Kita memakai semua fasilitas yang ada di bumi tanpa memikirkan efek kedepannya, mengeksploitasi alam, dan bahkan sesuatu yang tidak wajar kita lakukan sebagai makhluk yang berakal yaitu mengotori hunian kita sendiri. Termasuk saya.
Alam, sebagai fasilitas vital yang ada di bumi pun sekarang tidak bisa lagi sabar menghadapi semua tindakan kita. Sebenarnya alam hanya ingin kita sadar atas apa yang telah kita lakukan. Tetapi sudah berulangkali alam mengingatkan kita, berulang kali juga kita menghiraukan peringatannya. Mungkin alam akan terus seperti ini jika kita hanya bicara tentang semua yang terjadi tanpa melakukan perubahan ke arah positif.
Perlunya kesadaran diri tiap-tiap individu untuk melakukan inovasi, untuk menjaga bumi, untuk mengemban amanat Sang Pencipta merupakan hal yang paling utama dalam memperbaiki semua kesalahan yang kita lakukan terhadap alam dan bumi.
Dan ingat, 
Karena manusia… bumi bisa menjadi hijau
Karena manusia… hutan bisa menjadi lebat
Karena manusia… sampah bisa bermanfaat
Karena manusia… semuanya bisa berubah
Read More..

Sabtu, 17 April 2010

Mudahnya Mengeluh, Sukarnya Bersyukur

Begitu mudah sekali melontarkan keluhan. Keluhan demi keluhan keluar dari bibir tanpa disadari. Kita mengeluh atas perkara-perkara yang remeh. Kita mengeluh atas perkara-perkara yang tidak mendatangkan kebaikan. Kita mengeluh dan asyik mengeluh. Andai dapat ditukar setiap bait keluhan itu dengan rupiah, pasti terbasmi kemiskinan di muka bumi. Namun,kita mengeluh tatkala kita ditimbuni dengan berbagai kesenangan.

Kita mengeluh karena makanan kegemaran tidak disediakan, sedangkan perut semakin membesar karena kekenyangan. Kita mengeluh kerana kepanasan, sedangkan angin disediakan tanpa bayaran. Kita mengeluh atas sekelumit kekurangan, sedangkan kelebihan sebanyak buih di lautan dibiarkan.

Allah S.W.T. berfirman, "Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya" (An-Nahl: 18).
Di saat kita tenggelam dalam keluhan diri sendiri, panca indera kita tidak lagi mampu memainkan peranannya untuk melihat, mendengar, merasai dan menghayati pemberian Allah yang tiada henti-hentinya. Lantaran itu, begitu sukar sekali untuk menyebutkan kalimat Alhamdulillah sebagai tanda kesyukuran seorang hamba kepada Khaliqnya. Itulah hakikitnya. Memang manusia senantiasa lalai dan lupa. Manusia mempunyai keinginan yang tiada batasan. Manusia tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki..Kecuali orang-orang yang bersyukur.

Pada zaman Sayyidina Umar Al-Khattab, ada seorang pemuda yang sering berdoa di sisi Baitullah yang maksudnya: "Ya Allah! Masukkanlah aku dalam golongan yang sedikit" Doa beliau didengar oleh Sayyidina Umar ketika beliau (Umar) sedang melakukan tawaf di Kaabah. Umar merasa heran dengan permintaan pemuda tersebut. Selepas selesai melakukan tawaf, Sayyidina Umar memanggil pemuda berkenaan lalu bertanya: "Kenapakah engkau berdoa sedemikian rupa (Ya Allah! masukkanlah aku dalam golongan yang sedikit), apakah tiada permintaan lain yang boleh engkau mohon kepada Allah?" Pemuda berkenaan menjawab: "Ya Amirul Mukminin! Aku membaca doa berkenaan karena aku (merasa) takut dengan penjelasan Allah seperti firman-Nya dalam surah A-A'raaf ayat 10 yang bermaksud: "Sesungguhnya Kami (Allah) telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber/jalan) penghidupan. (Tetapi) amat sedikitlah kamu bersyukur" Aku memohon agar Allah memasukkan aku dalam golongan yang sedikit, yaitu (lantaran) terlalu sedikit orang yang tahu bersyukur kepada Allah" jelas pemuda ini. Mendengar jawaban itu, Umar Al-Khattab menepuk kepalanya sambil berkata kepada dirinya sendiri: "Wahai Umar, alangkah jahilnya engkau, orang ramai lebih alim daripadamu"

SubhanaLLah. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan yang sedikit ini, Amiin...

Jadi, sama-samalah kita membina tekad untuk memberantas keluhan dan meningkatkan kesyukuran karena Dia telah berjanji "Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu berfirman: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (Ibrahim: 7)


Sumber: www.iluvislam.com
Read More..

Kamis, 15 April 2010

Ada Saatnya...

Diam itu emas, tetapi ada saatnya diam tidak selalu emas

Jujur itu baik, tetapi ada saatnya jujur tidak selalu baik

Gagal itu terpuruk, tetapi ada saatnya gagal tidak selalu terpuruk


Cinta itu indah, tetapi ada saatnya cinta tidak selalu indah

Mengalah itu lemah, tetapi ada saatnya mengalah tidak selalu lemah

Mimpi itu khayalan, tetapi ada saatnya mimpi tidak selalu khayalan

Uang itu segalanya, tetapi ada saatnya uang tidak selalu segalanya

Dunia itu kejam, tetapi ada saatnya dunia tidak selalu kejam

Kaya itu keinginan, tetapi ada saatnya kaya tidak selalu keinginan

Pada waktu tertentu, segala sesuatu yang awalnya kita terka benar tidak selalu demikian. Ada saat tertentu dimana kita melakukan sesuatu atau menilai orang lain meleset dari "rumus". Untuk itu, mari gunakan pemberian-Nya untuk mengenali waktu/situasi dan mengetahui sikap yang harus kita lakukan agar kita tidak terpatok pada "rumus" kehidupan yang sudah melekat di alam sadar kita atau bahkan alam bawah sadar kita.
Read More..

Kamis, 01 April 2010

The Miracle of Gratitude

Hidup ini mudah jika kita terbuka. Terbuka melihat hal-hal kecil di sekitar kita, terbuka menerima cobaan yang sedikit menghambat perjalanan kita, terbuka dalam berpikir begitu beruntungnya kita jika dibandingkan dengan orang lain, dan masih banyak lagi keterbukaan yang harus kita lakukan dalam menyikapi hidup. Untuk selanjutnya kita perlu berterima kasih kepada Tuhan atas takdir-Nya yang indah untuk kita. Itulah Bersyukur...

Dengan bersyukur, ibarat kata punya uang seribu saja kita merasa kaya. Selain itu, bersyukur merupakan obat ampuh untuk mengobati sifat iri. Yup..sifat dimana kita merasa cemburu ketika orang lain bahagia, sifat yang menunjukkan kalau kita tidak punya sesuatu yang bisa kita banggakan atau bahkan sifat yang bisa menghambat kehidupan kita. Tidaklah sulit untuk melakukan ini. Hanya perlu kepekaan terhadap apa yang telah kita miliki dan peka terhadap sekitar kita.

Finally, you will feel the beauty of life like what people and songs say. This Is The Miracle of Gratitude :D
Read More..

Sabtu, 27 Maret 2010

Membangun Motivasi

Cita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika Anda memiliki motivasi yang kuat dalam diri Anda. Tanpa motivasi apa pun, sulit sekali Anda menggapai apa yang Anda cita-citakan. Tapi tak dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam diri sendiri. Bahkan, mungkin Anda tidak tahu pasti bagaimana cara membangun motivasi di dalam diri sendiri. Padahal, sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi tersebut. Caranya…? coba simak kiat berikut ini:

Ciptakan Sensasi
Ciptakan sesuatu yang dapat “membangunkan” dan membangkitkan gairah Anda saat pagi menjelang. Misalnya, Anda berpikir esok hari harus mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya mustahil, tapi sensasi ini kadang memang semangat Anda untuk berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah Anda lakukan kemarin.

Kembangkan Terus Tujuan Anda
Jangan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup yang terlalu sederhana membuat Anda tidak memiliki kekuatan lebih. Padahal, guna meraih sesuatu Anda memerlukan tantangan yang lebih besar untuk mengerahkan kekuatan Anda yang sebenarnya. Tujuan hidup yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatan tersendiri dalam hidup Anda.

Tetapkan Saat Kematian
Anda perlu memikirkan saat kematian meskipun gejala ke arah itu tidak dapat diprediksikan. Membayangkan saat-saat terakhir dalam hidup ini sesungguhnya merupakan saat-saat yang sangat sensasional. Anda dapat membayangkan ‘flash back’ dalam kehidupan Anda. Sejak Anda menjalani masa kanak-kanak, remaja, hingga tampil sebagai pribadi yang dewasa dan mandiri. Jika Anda membayangkan ‘ajal’ Anda sudah dekat, maka akan memotivasi Anda untuk berbuat lebih banyak lagi selama hidup Anda.

Tinggalkan Teman yang Tidak Perlu
Jangan ragu untuk meninggalkan teman-teman yang tidak dapat mendorong Anda mencapai tujuan. Sebab, siapa pun teman Anda, seharusnya mampu membawa Anda pada perubahan yang lebih baik. Ketahuilah, bergaul dengan orang-orang yang optimis akan membuat Anda berpikir optimis pula. Bersama mereka, hidup ini terasa lebih menyenangkan dan penuh motivasi.

Hampiri Bayangan Ketakutan
Saat Anda dibayang-bayangi kecemasan dan ketakutan, jangan melarikan diri dari bayangan tersebut. Misalnya, selama ini Anda takut akan menghadapi masa depan yang buruk. Datang dan nikmati rasa takut Anda dengan mencoba mengatasinya. Saat Anda berhasil mengatasi rasa takut, saat itu Anda telah berhasil meningkatkan keyakinan diri bahwa Anda mampu mencapai hidup yang lebih baik.

Ucapkan “Selamat Datang” pada Setiap Masalah
Jalan untuk mencapai tujuan tidak selamanya semulus jalan tol. Suatu saat, Anda akan menghadapi jalan terjal, menanjak, dan penuh bebatuan. Jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Hadapi terus jalan tersebut dan pikirkan cara terbaik untuk bisa melewatinya. Jika Anda memandang masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, Anda akan semakin sulit termotivasi. Sebaliknya, bila Anda selalu siap menghadapi setiap masalah, maka Anda seakan memiliki energi dan semangat berlebih untuk mencapai tujuan Anda.

Mulailah dengan Rasa Senang
Jangan pernah merasa terbebani dengan tujuan hidup Anda. Coba nikmati hidup dan jalan yang Anda tempuh. Jika sejak awal Anda sudah merasa ‘tidak suka’, maka rasanya, motivasi hidup tidak akan pernah Anda miliki.

Berlatih dengan Keras
Tidak bisa tidak, Anda harus berlatih terus bila ingin mendapatkan hasil terbaik. Pada dasarnya, tidak ada yang tidak dapat Anda raih jika Anda terus berusaha keras. Semakin giat berlatih, semakin mudah pula mengatasi setiap
kesulitan.

Kesimpulan: motivasi adalah ’sesuatu’ yang dapat menumbuhkan semangat Anda dalam rangka mencapai tujuan. Dengan motivasi yang kuat di dalam diri sendiri, Anda akan memiliki apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap diri dan hidup ini. Sehingga Andapun tidak ragu lagi melangkah mencapai tujuan dan cita-cita hidup Anda..!

(resensi.net)
Read More..

Selasa, 23 Maret 2010

Terima kasih atas SINDIRAN

Terima kasih atas sindiran Anda...untuk saya walaupun secara tersirat. Saya tau kata* yang keluar dari Anda merupakan untuk saya. Sebenarnya Anda tidak perlu repot* untuk melakukan hal rendah seperti itu. Justru itu menunjukan kepedulian Anda kepada saya.
Terima kasih atas sindiran Anda...yang bisa menguji kesabaran saya, menahan emosi dan yang jelas mengontrol diri saya agar tidak melakukan hal yang RENDAH, BODOH, dan TIDAK MENULARKAN rasanya kepada orang lain (mungkin termasuk Anda).
Terima kasih atas sindiran Anda...yang telah menumbuhkan kembali motivasi saya untuk melakukan inovasi dalam hidup saya. Sekarang saya semakin yakin untuk melakukan semuanya itu yang saya khususkan untuk Anda seorang.
Terima kasih atas sindiran Anda...dan maaf saya tidak bisa membalasnya karena hati dan otak saya terlalu exclusive dan tidak biasa untuk melakukan hal yang sama seperti yang Anda lakukan kepada saya. Cara inilah yang saya pilih untuk membalas KEBAIKAN Anda
Catatan terakhir, mungkin Anda terlalu cepat melakukannya karena saya rasa Anda tidak begitu tau tentang saya. Saran saya jika Anda akan melakukannya kepada saya atau mungkin kepada orang lain sebaiknya kenali dulu siapa yang akan Anda (maaf) SINDIR agar orang tersebut menerimanya dengan SEPENUH HATI.


This is special for you
Read More..

Senin, 22 Maret 2010

Kesabaran

Sekalipun ada keuntungan untuk menjadi yang pertama, tetapi terdapat lebih banyak keuntungan dalam menjadi yang terbaik. Di dunia yang serba instan dan segera ini, layaklah kita melihat bagaimana melakukan sesuatu secara sepantasnya.

Terburu-buru dan ketidak sabaran adalah bisa berakibat fatal dan rentan terhadap kesalahan. Pelajarilah nilai kesabaran. Sekalipun rasanya seperti anda tertinggal jauh di belakang, tetapi dengan usaha yang terukur dan tekun, lebih mungkin anda akan berada di depan.

Kesabaran bukan berarti menunda-nunda pekerjaan. Kesabaran berarti mengambil tindakan SEKARANG, yang akan membawa hasil di masa depan. Kesabaran berfokus pada hasil terbaik – bukan pada hasil tercepat atau termudah. Kesabaran berarti mengerti bahwa perjalanan panjang memiliki hasil yang panjang pula.

Mulailah dari sekarang, dan bersabarlah. Siapa yang mencari hasil segera – akan segera pula kehilangan hasilnya – itupun kalau mereka bisa mendapatkan hasil.

Memang makan waktu untuk menghasilkan yang terbaik, tetapi anda sendiri yang akan menikmati hasilnya…


Read More..

Jumat, 19 Maret 2010

Dunia Memberi Apa yang Kita Fokuskan

Bila anda memandang diri anda kecil, dunia akan tampak sempit, dan tindakan anda pun jadi kerdil

Namun bila anda memandang diri anda besar, dunia terlihat luas, anda pun melakukan hal-hal penting dan berharga

Tindakan anda adalah cermin bagaimana anda melihat dunia. Sementara dunia anda tak lebih luas dari pikiran anda tentang diri anda sendiri. Itulah mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri sendiri, agar kita bisa melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras dengan kebaikan-kebaikan yang ada dalam pikiaran kita.

Padahal dunia tidak butuh penilaian apa-apa dari kita. Ia menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri

Maka bukan soal apakah kita berprasangka positif atau negatif terhadap diri sendiri. Melampaui di atas itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. dan dunia pun menampakkan realitanya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita.

Read More..

Selasa, 09 Maret 2010

FARIH change my life

Ngga kepikiran sama sekali untuk saya masuk eskul keagamaan di sekolah baru saya. Saya udah tau kq betul seluk beluk eskul keagamaan (secara saya pernah ikutan eskul semacam itu di smp). Kalo emang saya akhirnya ikutan eskul ky gt pasti hidup saya sedikit berubah. Saya tau macam apa perubahan itu dan jujur saya gk siap buat itu.
Finally, saya ikut gabung jg ke eskul itu (namanya FARIH) krna temen* saya pada ikutan jg. Sampe saat ni, jujur saya gk tau persis sebab musabab.a knp sih mw*.a saya masuk eskul tu.
Seiring b'jalannya waktu, saya menemukan banyak pengalaman (karna d FARIH saya tuh t'golong aktif, hhe..), pelajaran*, keanehan* (apaan tuh..) 'n many more. Yg paling membuat saya betah d FARIH yaitu kekeluargaannya. Ky gni nih

Tertarik pngen masuk FARIH? Hayu lah ku simkuring urg masukkeun, hhe..


Sekarang, berkat FARIH hidup saya berubah (pastinya berubah yg menjurus kebaikan dnk). Mungkin gak usah disebutin kali y bentuk* perubahan.a mah. Yah mudah*an saya bisa konsisten (klo istilah FARIH.a mah "istiqomah") di FARIH dan syukur* bsa ngasih sesuatu k FARIH
Read More..

Sabtu, 06 Maret 2010

Mengenal Motivasi

Sukses adalah keinginan tiap orang, ada satu hal penting dalam meraihnya, yaitu motivasi. Motivasi dapat membuahkan kedisiplinan, keuletan dan lain-lain. Motivasi adalah merupakan ruh dari jasad pribadi yang ingin sukses. motivasi merupakan suatu penggabungan keinginan dan energi dalam mencapai suatu tujuan. Dengan keinginan orang tau kemana akan melangkah, dengan energi orang akan dapat menggerakkan apa yang ada padanya untuk mencapai keinginan itu. Motivasi seperti udara bagi kehidupan. Sangat berperan penting bagi jiwa-jiwa yang ingin sukses.


Prinsip motivasi :


1. motivasi merupakan proses psikologis dengan membangkitkan emosional.


2. motivasi berproses tanpa disadari.


3. motivasi bersifat individual sehingga cara memotivasi tiap orang bisa berbeda-beda atau juga dari waktu ke waktu mengalami perubahan. Namun inti dari motivasi itu bersumber dari diri sendiri (motivatornya maupun orang yang dimotivasi).


4. Motivasi adalah proses sosial, sehingga membutuhkan faktor eksternal


Sumber motivasi :


1. Motivasi Internal yaitu motivasi dari dalam diri, dari perasaan dan pikiran diri sendiri. Orang yang memiliki motivasi internal, akan memandang dirinya secara positif.


2. Motivasi eksternal yaitu motivasi dari luar. Contohnya dari bacaan yang memotivasi, lingkungan, dari kehidupan keseharian, dan lain-lain


Tips memotivasi secara internal:


1. Ciptakan Imbalan. Kalau saya melakukan A maka akan mendapatkan rumah mewah. Dengan begitu diri kita akan termotivasi untuk melakukan A.


2. Ambil selalu langkah kecil. Terkadang untuk mendapatkan sesuatu yang besar perlu langkah-langkah kecil.


3. Ciptakan Kesusahan. Ini adalah kebalikan dari yang pertama. misalnya kalau saya tidak melakukan B maka jabatan tidak naik. Tentu kita akan termotivasi untuk melakukan tindakan B.


4. Susun Rencana beserta langkah-langkahnya. Dengan memiliki rencana, anda seolah-olah punya alur dan plot menuju tujuan. Secara tidak langsung ini akan memotivasi dalam mencapai tujuan.


5. Buat penarik ke arah tujuan. Misalkan kita ingin naik haji, cetak MMT dengan ukuran besar gambar ka’bah. Ini hanya contoh saja.


Motivasi dipengaruhi oleh mendesaknya kebutuhan, motivasi juga dipengaruhi oleh adanya anggapan tindakan akan memenuhi suatu kebutuhan.

Dalam memotivasi sangat dilarang untuk meremehkan, mengkritik di depan umum, perhatian yang setengah-setengah, malah memperhatikan diri sendiri, tidak memperdulikan hal-hal kecil. Motivasi juga bisa luntur karena adanya keraguan dalam pengambilan keputusan oleh pimpinan (jika dalam organisasi).


(copyright : resensi.net)

Read More..

Kamis, 25 Februari 2010

__MasAlah__

MasAlah? Tukang baso, kah? Owh..owh..owh.. sorry, di sini saya akan bahas masalah yg sering menyapa hidup kita, bukan tukang baso. Cekidot!!!

Dalam menjalani kehidupan ini, kadang atau sering kita menemukan berbagai masalah yang menimpa kita. Segimanapun usaha kita buat menghindar dari yang namanya “masalah” tetep z dia selalu menghampiri kita. Kalo udah gini, ya kita hanya bisa menghadapinya plus menyelesaikannya.

Cara menghadapi masalah : 


1.Jangan buru-buru untuk menyelesaikannya.

Identifikasi dulu masalah yang kalian hadapi. Inget2 lg siapa tau kalian pernah menghadapi masalah yg mempunyai karakteristik sama ma masalah yg sedang kalian hadapi.


2. Jangan anggep masalah tuh sepele atau bahkan sepolo

Kalo kita anggep masalah tuh sepele, kadang masalah itu tuh bisa jd sepolo buat kedepannya. Trus kalo kita anggep masalah tuh sepolo, justru kita bisa stres mikirin terus masalah itu. Jd yah “yang sedang-sedang sajah”


Cara menyelesaikan masalah :

Yang paling penting dari semua yang terpenting adalah kalian harus punya solusinya :D

Cara nemu solusi :

1. Pastinya kalian harus mikir

2. Kalo kalian ragu, kalian bisa curhat ma temen kalian. Kali z temen kalian bisa ngasih pencerahan buat kalian.

3. Ni yang paling penting dan “Sunnah Muakad” hukumnya buat kalian untuk copy paste poin ni.

Sebenernya tanpa kalian sadari, masalah yang ada di hadapan kalian tuh bisa loh diselesaiin tanpa harus kalian ragu ataupun curhat ma temen. Mungkin sudah jadi kebiasaan kalo kita dihadapkan pada suatu masalah, kita tuh selalu nurutin ego kita, pemikiran kita tanpa memperdulikan jeritan hati kita. Hati kita juga mengusulkan solusi kepada kita. So, mulailah libatkan hati kalian dalam menghadapi masalah karena hati kalian tuh suci (bukan nama gw). Sedangkan pikiran kalian tuh kadang terkontaminasi dengan bisikan2 setan, suara minor org2, pengaruh dari luar. Gw gak nyuruh kalian buat nyelesaiin masalah mutlak oleh hati kalian tetapi keseimbangan antara hati kalian dengan pikiran kalian bisa menjadi duet yang “hot” buat nyelesaiin masalah kalian

Segitu z argumen dari saya (orang yg sok tau, sok2an pngen jd psikolog tapi peduli ma lingkungan sekitarnya, cieh...). Mudah2an bermanfaat dan nantikan argumen2 saya berikutnya :D


ket :
sepolo merupakan kebalikan dari sepele
Read More..

Minggu, 10 Januari 2010

Blog Balu

 Assalamualaikum....
My first blog neh, hehe... maklumin z ea kan namanya juga blog baru jadi tampilannya masih alakadarnya. Tapi saya rasa blog saya ni bagus loh buat pemula semacam saya secara blog ni tuh ada karena hasil eksperimen saya. Gk ngerti maksudnya apa? Eits, jangan kaget kalau saya tau kebingungan sodara, calon psikolog gt (amien). Maksudnya gini, dalam pembuatan blog ni saya gak pernah tanya me orang2 gimana sih caranya bikin blog. itu hal yang keren kan? (bagi orang seperti saya yang notabenenya orang kebon..................kalapa) Oke-oke makasih atas tepuk tangannya tapi saya rasa sodara tidak perlu segitunya mengagumi saya (makin narsis makin artis, hehe..)
Blog saya ni kedepannya mungkin akan dipenuhidengan pandangan saya menyikapi hidup (wuih...kena2 hoyong janten psikolog). Intinya mah tentang kehidupan ue lah yang tidak terpatok kehidupan saya wungkul tetapi munkin kehidupan sodara akan saya korek2 di blog ni, lho???
Oke sekian dulu dari saya. Mohon maaf di blog saya ni belum tersedia air minum, kursi, bahkan camilan2
Read More..